Ac adalah perangkat ajaib yang bisa merubah suhu ruangan sekitar dengan sangat cepat seperti yang kita inginkan. Tinggi rendah suhu bisa kita atur dengan remote kontrol. Seperti perangkat elektronik lainnya perlu perlakuan yang tepat agar ac awet, tahan lama atau tidak cepat rusak.

Terkadang, banyak orang yang menyalah kan salah satu merk produk AC ketika mengalami kerusakan pada AC yang mereka gunakan. Padahal, bisa jadi cara perlakuan atau penggunaan mereka yang kurang tepat sehingga bisa merusak atau memperpendek usia AC. Lalu apakah penggunaan AC sangat berpengaruh terhadap usia AC???.. Ya, tentu saja. Cara pemakaian sangat berpengaruh terhadap daya tahan atau usia AC. Penggunaan yang kurang tepat, tentu bisa mempengarui kinerja AC.

Artikel kali ini akan mengulas tips atau cara penggunaan AC agar awet dan tahan lama. Sebelum anda membaca lebih lanjut tentang artikel ini, ada baiknya anda membaca terlebih dahulu tentang bagaimana cara kerja AC agar bisa memahami lebih detail tentang system AC bekerja. Berikut ini yang bisa dilakukan agar AC awet dan tahan lama.

Mengatur suhu

Berbeda dengan AC inverter, AC non-inverter bekerja dengan system yang sedikit berbeda. Salah satunya, bila kita menyalakan AC dengan suhu 21 derajat. Coba anda perhatikan, ketika dinyalakan, komponen kompressor AC menyala dan gas Freon akan dipompa dari kompressor ke evaporator AC di unit Indoor dan disembur oleh kipas AC sehingga angin yang keluar adalah angin dingin. Unit Thermostat di Indoor AC akan bekerja sama dengan unit komputer di AC untuk berusaha membuat ruangan mencapai suhu 21 derajat Celsius.

Komponen kompressor akan terus bekerja selama suhu ruangan belum mencapai 21 derajat. Komponen ini bekerja FULL 100% sampai suhu ruangan tercapai. Setelah suhu ruangan tercapai, system akan mematikan kompressor. Kemudian angin yang keluar dari kisi-kisi AC akan jadi seperti kipas angin.setelah suhu ruangan sudah diatas 24.1 derajat, kompressor akan kembali menyala secara otomatis. Begitu seterusnya.

Anda bisa bayangkan, ketika anda menyalakan remote AC di suhu 16 derajat. Ruangan anda TIDAK AKAN pernah mencapai suhu 16 derajat sehingga kompressor AC hanya akan mati saat sudah terlalu panas. Perlu diingat, system akan otomatis akan mematikan komponen kompressor jika sudah terlalu panas.

Tindakan ini tentu saja akan memperpendek umur kompressor AC. SEHARUSNYA dengan suhu hanya 21 atau 22 derajat saja anda sudah merasa dingin. Kalau tidak dingin dan AC tidak ada masalah kemungkinan besar PK AC anda tidak cukup untuk mendinginkan seluruh ruangan. Oleh karena ini anda mesti memahami cara menghitung kapasitas AC yang dibutuhkan untuk sebuah ruangan. Silahkan lihat disini

Jangan terlalu cepat mematikan dan menghidupkan AC

Ketika listik adan tidak stabil atau sering turun, jangan langsung menyalakan kembali AC anda. Tunggu beberapa menit atau minimal 1 menit. Hal tersebut bermaksud memberikan waktu terhadap komponen kompresor agar bisa beristirahat. Komponen kompresor akan cepat rusak jika sering menghidupkan dan mematikan AC secara cepat. Sebisa mungkin, hindari hal seperti ini. Atau biasa anak-anak kita sering bermain dengan remote AC dan menyalakan dan menghidupkan AC.

Perhatikan fentilasi dan jendela ruangan.

Perlu diperhatikan AC merupakan perangkat air conditioner bukan perangkan air cooler. Seperti dijelaskan diatas komponen kompresor akan terus bekerja selama belum tercapai suhu ruangan yang kita inginkan. Misalnya, ketika suhu ruangan sudah tercapai seperti yang kita inginkan lalu ada bagian fentilasi atau jendela yang secara sengaja sengaja atau tidak terbuka. Hal ini tentunya akan menaikan kembali suhu ruangan karena pengaruh suhu di luar ruangan. Secara otomatis ini akan kembali menyalakan komponen kompressor agar bisa mencapai suhu seperti semula. Jika suhu diluar ruangan sangat panas dan luas, tentunya suhu yang kita inginkan tidak akan tercapai dan kompressor akan overload dan bisa menyebabkan kerusakan.

Perhatikan pintu atau jendela anda. Pastikan tetap tertutup, jika keluar atau masuk ruangan, segera tutup kembali pintunya. Kelihatannya sepele bukan, tapi nyatanya ini memberikan dampak yang cukup besar bagi usia AC anda.

Terakhir, bersihkan AC secara berkala.

Agar AC awet dan tahan lama, usahakan membersihkannya secara rutin. Idealnya 3 bulan sekali. Tetapi jika adan berada di daerah yang cukup panas dan sering terkena debu, 2 bulan sekali adalah jangka waktu yang cukup.

Ketika komponen AC kotor dan banyak debu atau sumbatan, terutama di bagian pipa drain maka akan mengganggu kinerja komponen lainnya.

Demikian beberapa cara agar AC awet dan tahan lama. Semoga bisa membantu anda dalam memakai AC dengan bijak sehingga tahan lama dan menekan budget servis atau beli unit baru.

 

 

440 View

Leave a Comment